KETENTUAN AKADEMIK

Evaluasi hasil studi dilaksanakan setiap akhir semester, untuk menilai kelayakan mahasiswa untuk melanjutkan studi di Program Studi Hukum Tatanegara Islam / Siyasah Syar’iyyah Mahasiswa yang dinyatakan tidak layak melanjutkan studi berdasarkan data akademik, dinyatakan Drop Out (DO). Evaluasi berupa:

1) Evaluasi akhir semester.
Hasil evaluasi ini digunakan untuk menentukan beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya. Dengan Ketentuan:
IPK semester 3,30 – 4,00 : pengambilan maksimal 24 SKS
IPK semester 3,00-3,29 : pengambilan maksimal 22 SKS
IPK semester 2,50 – 2,99 : pengambilan 20 SKS
IPK semester < 1,50 : pengambilan 18 SKS

2) Evaluasi hasil studi empatsemesterpertama Mahasiswa selama menempuh studi empat semester pertama dihitung ketika mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Tatanegara Islam / Siyasah Syar’iyyah , Mahasiswa dievaluasi untuk menentukan kelanjutan studi atau diminta mengundurkan diri. Bagi mahasiswa yang masa studi empat semester pertama masih memenuhi standar ketentuan pada kurikulum, maka syarat yang harus dipenuhi untuk dapat melanjutkan studi yaitu: a) Mengumpulkan paling sedikit 30 SKS, b) SKS dengan nilai terbaik memenuhi IP>= 2,00

3). Evaluasi delapan semester
Masa akhir semester ke-8 mahasiswa diharapkan telah menempuh sekurang-kurangnya 80 sks dengan IPK>=2,00. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan tersebut maka diberi peringatan dan perhatian khusus untuk kelancaran studinya.

4). Evaluasi pada akhir program
Mahasiswa Prodi Hukum Tatanegara Islam / Siyasah Syar’iyyah dinyatakan telah menyelesaikan jenjang studi S-1 harus memenuhi ketentuan berikut ini:
a) Telah menempuh minimal 152 sks termasuk didalamnya semua kegiatan pendidikan wajib yang dipersyaratkan dan penyelesaian tugasakhir.
b) IPKumulatif>=2,00.
c) Tidak ada nilai E

Admin DPJ